Rabu, 06 Mei 2026, bertempat di desa Siantar Tongatonga III, Kecamatan Siantar Narumonda, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Masyarakat Desa Siantar Tongatonga III, Kecamatan Siantar Narumonda, Kabupaten Toba menyampaikan harapan agar pemerintah segera memperbaiki kondisi Jembatan Sibangebange yang dinilai membahayakan pengguna jalan. Jembatan tersebut selama ini menjadi akses penting masyarakat menuju Kecamatan Porsea, Parmaksian hingga Pintu Pohan Meranti. Keluhan warga turut disampaikan Boru Napitupulu yang menilai kondisi jembatan sudah tidak layak dilintasi karena sejumlah papan alas mulai rusak dan berlubang. Harapan serupa juga datang dari Perangkat Desa Siantar Tongatonga III, Jeremi Lacista Marpaung, yang meminta adanya perhatian serius dari pemerintah serta Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera II (BBWS Sumatera II) untuk pembangunan jembatan yang lebih aman dan permanen. Jembatan Sibangebange yang berada di atas aliran Sungai Asahan dilaporkan mengalami kerusakan di sejumlah bagian. Beberapa papan alas jembatan terlihat longgar, retak hingga berlubang sehingga dinilai membahayakan masyarakat yang melintas setiap hari. Meski dalam kondisi memprihatinkan, jembatan tersebut masih digunakan warga karena menjadi jalur penghubung utama antar kecamatan serta akses aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Kabupaten Toba.
Kerusakan jembatan diduga terjadi akibat usia bangunan yang sudah cukup lama serta tingginya aktivitas kendaraan yang melintas setiap hari. Perbaikan sebelumnya disebut hanya dilakukan pada bagian papan alas tanpa pembaruan menyeluruh terhadap struktur utama jembatan. Selain faktor usia, kondisi cuaca dan beban kendaraan pengangkut hasil pertanian maupun angkutan pedesaan juga dinilai mempercepat kerusakan pada bagian lantai jembatan sehingga beberapa bagian mulai rapuh dan tidak stabil saat dilintasi kendaraan. Kondisi kerusakan diketahui dari hasil pemantauan masyarakat di sekitar lokasi jembatan yang melihat sejumlah papan sudah mulai patah dan bergeser. Kerusakan tersebut terjadi secara bertahap karena jembatan tetap digunakan setiap hari oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Warga menyebut kondisi jembatan semakin mengkhawatirkan terutama saat malam hari dan ketika hujan turun karena bagian papan yang rusak sulit terlihat oleh pengendara. Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar keselamatan pengguna jalan tetap terjaga dan aktivitas warga tidak terganggu.
#Toba
#JembatanSibangebange
#SiantarNarumonda
Infografis Cabjari Porsea