Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
Hubungi Kami
Selasa, 07 Juli 2026

Tragis, Balita 3 Tahun di Toba Diduga Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung
Oleh Admin | Kamis, 12 Maret 2026
Bagikan :

Kamis, 12 Maret 2026 bertempat di Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Peristiwa ini merupakan dugaan tindak kekerasan seksual terhadap anak yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri. Seorang balita berusia tiga tahun diduga menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh ayahnya di wilayah Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba. Setelah laporan diterima dan penyelidikan dilakukan, aparat kepolisian dari Polres Toba akhirnya mengamankan pelaku pada Minggu, 8 Maret 2026. Saat ini pelaku telah ditahan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan perbuatannya tersebut. Kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur ini melibatkan seorang pria berinisial LS (39) yang merupakan warga Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba. Ia diduga melakukan tindakan tidak senonoh terhadap putri kandungnya sendiri yang masih berusia sekitar tiga tahun. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh ibu korban berinisial FB (37) yang merasa curiga setelah anaknya beberapa kali mengeluhkan rasa sakit pada bagian tubuh tertentu. Selain keluarga korban, kasus ini juga melibatkan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Toba yang kemudian bergerak cepat menangani laporan tersebut. Informasi mengenai penanganan kasus juga disampaikan oleh Kasi Humas Polres Toba, Bripda Fransiskus Situngkir, yang menjelaskan bahwa pelaku telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait motif dan latar belakang pelaku melakukan tindakan tersebut. Kasus ini pertama kali terungkap setelah ibu korban merasa khawatir dengan kondisi anaknya yang sering mengeluh sakit. Kecurigaan itu kemudian mendorong sang ibu membawa anaknya untuk diperiksa oleh tenaga kesehatan. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ditemukan adanya luka robek pada bagian kelamin korban, yang kemudian memicu laporan dan penyelidikan oleh aparat kepolisian. Awalnya, ibu korban merasa ada yang tidak biasa ketika anaknya berulang kali mengeluhkan rasa sakit. Karena khawatir, sang ibu membawa anaknya terlebih dahulu ke bidan desa untuk dilakukan pemeriksaan. Namun setelah dilakukan pemeriksaan awal dan kondisi korban dianggap memerlukan penanganan lebih lanjut, korban kemudian dirujuk ke rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan medis tersebut, diketahui bahwa korban mengalami luka pada bagian sensitifnya. Temuan ini kemudian memperkuat dugaan adanya tindak kekerasan seksual. Setelah laporan disampaikan kepada pihak berwajib, polisi dari Unit PPA Polres Toba segera melakukan penyelidikan dan akhirnya mengamankan pelaku untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

#KasusPencabulanAnak #KekerasanTerhadapAnak #PolresToba #PerlindunganAnak #BeritaToba

Infografis Cabjari Porsea

Tweeter Cabjari Porsea

Instagram Cabjari Porsea

Polling