Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
Hubungi Kami
Sabtu, 25 April 2026

Tim Gabungan Terus Berjuang, Korban Tenggelam di Situmurun Belum Ditemukan hingga Hari Keempat
Oleh Admin | Rabu, 15 April 2026
Bagikan :

Rabu, 15 April 2026, bertempat di Air Terjun Situmurun, Kecamatan Lumbanjulu, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Peristiwa yang terjadi adalah tenggelamnya seorang mahasiswa bernama Cristoper Rustam Muda Dua (21) di kawasan wisata Air Terjun Situmurun, Kecamatan Lumbanjulu, Kabupaten Toba. Hingga memasuki hari keempat pencarian, korban masih belum berhasil ditemukan. Berbagai upaya telah dilakukan oleh tim gabungan, mulai dari penyisiran di tepian dan permukaan Danau Toba hingga penyelaman ke dasar danau dengan menggunakan peralatan khusus. Upaya pencarian korban tenggelam ini memperlihatkan sinergi banyak pihak yang bergerak bersama di lapangan. Aparat Kepolisian dari Polres Toba hingga Polsek Lumbanjulu tampak memimpin jalannya pencarian, berdampingan dengan Tim SAR Gabungan Basarnas Medan yang mengerahkan kemampuan teknis dan peralatan khusus. Dukungan juga datang dari personel Koramil 12 Lumbanjulu, serta unsur pemerintah kecamatan dan Kabupaten Toba yang turut mengawal proses di lokasi. Di sisi lain, keluarga korban tetap setia berada di titik kejadian, bahkan sempat menggelar doa bersama sebagai bentuk harapan agar korban segera ditemukan. Peran masyarakat sekitar pun tidak kalah penting, ikut membantu penyisiran dengan penuh kepedulian. Sementara itu, tim penyelam dari Aqua Farm Nusantara Ajibata turut memperkuat pencarian di bawah air. Kehadiran Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, yang turun langsung meninjau sekaligus memimpin briefing, semakin menegaskan bahwa peristiwa ini mendapat perhatian serius dari berbagai pihak.

Insiden tenggelamnya korban diduga terjadi saat korban berada di kawasan wisata Air Terjun Situmurun yang langsung terhubung dengan perairan Danau Toba. Kondisi alam yang memiliki kedalaman hingga puluhan meter serta arus air yang tidak dapat diprediksi menjadi salah satu faktor yang berpotensi menyebabkan kecelakaan tersebut. Selain itu, minimnya kewaspadaan atau faktor keselamatan di area wisata juga bisa menjadi penyebab terjadinya peristiwa ini. Upaya pencarian dilakukan secara intensif sejak pagi hari dengan menyisir area sekitar lokasi kejadian. Tim SAR menggunakan alat pendeteksi bawah air (Aqua Eye) serta menurunkan penyelam hingga kedalaman sekitar 40 meter. Pencarian juga sempat terhenti sementara akibat hujan deras yang mengguyur lokasi. Setelah cuaca membaik, tim kembali melanjutkan penyisiran baik di permukaan maupun bawah air. Bahkan, untuk membantu menemukan korban, turut dilibatkan pendekatan non-teknis seperti bantuan ahli spiritual. Meski berbagai metode telah dilakukan secara maksimal, hingga pukul 17.00 WIB di hari keempat, korban belum juga ditemukan dan pencarian akan terus dilanjutkan hingga hari ketujuh sesuai kesepakatan bersama.

#DanauToba #AirTerjunSitumurun #BeritaToba #PencarianKorban #Basarnas #PolresToba #KejadianTenggelam #SumutNews #TimSAR #BreakingNews

Infografis Cabjari Porsea

Tweeter Cabjari Porsea

Instagram Cabjari Porsea

Polling