Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
Hubungi Kami
Kamis, 09 Juli 2026

Tanggul Sungai Jebol, Ratusan Hektar Sawah Terancam Gagal Tanam, Dituding Akibat Salah Konsep Pembangunan Cekdam
Oleh Admin | Senin, 14 Oktober 2024
Bagikan :

Senin, 14 Oktober 2024 bertempat di cekdam di ruas aliran sungai Aek Bolon Sitorang di Desa Sitorang Kecamatan Silaen tepatnya di atas desa Narumonda VIII, Silaen, Toba Samosir, Sumatera Utara. pihak pemborong proyek Cekdam Tanggul Sungai Jebol. tepian tanggul pada aliran sungai Sitorang yang dikerjakan selalu dikeruk mengambil pasirnya. Tembok Penahan Tanah (TPT) yang ada sebelumnya menahan tepian tanggul sungai juga di robohkan dengan alasan segera akan diperbaiki. Pembangunan cekdam di ruas aliran sungai Aek Bolon Sitorang di Desa Sitorang Kecamatan Silaen tepatnya di atas desa Narumonda VIII Kecamatan Siantar Narumonda dituding warga desa dua kecamatan penyebab hancur dan jebolnya tanggul sungai Aek bolon Sitorang sepanjang kurang lebih 50 meter. Akibat jebolnya tanggul sungai telah memutus total jalan penghubung dua kecamatan (Silaen dan Siantar Narumonda) Desa Sitorang kecamatan Silaen dengan Desa Narumonda VIII. Dimana ruas tanggul merupakan salah satu jalan utama penghubung dua desa di dua kecamatan. Jebolnya tanggul saat ini juga mengancam keselamatan puluhan hektar tanaman jagung milik warga Desa di Dua kecamatan yang ditanam dilahan persawahan yang saat ini sudah berbuah dan tinggal menunggu masa panen. Torang Napitupulu (56) warga Desa Sitorang kecamatan Silaen Senin, (14/10/2024) menuturkan, dari kondisi jebolnya tanggul sungai, jika tidak secepatnya diatasi/ditangani akan mengancam lahan persawahan milik warga desa dua kecamatan tersebut gagal ditanami. Apabila air aliran sungai Aek bolon Sitorang sampai meluap membanjiri semua lahan persawahan. "Hal ini mengingat curah hujan di Kabupaten Toba di bulan Oktober 2024 semakin tinggi curahnya dan hampir tiap hari turun hujan," ujarnya. Dengan curah hujan yang semakin tinggi saat ini dapat dipastikan debit arus Sungai Sitorang luapannya akan makin meningkat semakin deras. Akhirnya akan meluap mengalir melalui tanggul yang jebol membanjiri ribuan hektar lahan persawahan milik warga di dua kecamatan dan lahan persawahan dapat dipastikan tidak bisa lagi di usahai atau di tanami padi mengingat masa turun kesawah sudah dekat dan menyemai padi di bulan Desember 2024 ini, sebutnya. Beberapa warga Desa Narumonda VIII mengatakan, jebolnya tanggul dituding karena kesalahan cara pengerjaan proyek pembangunan cekdam sungai Aek bolon Sitorang. Pasalnya tepian tanggul pada aliran sungai Sitorang yang dikerjakan selalu dikeruk mengambil pasirnya. Tembok Penahan Tanah (TPT) yang ada sebelumnya menahan tepian tanggul sungai juga di robohkan dengan alasan segera akan diperbaiki. Akibat pasir dibawah tepian tanggul selalu dikeruk saat pengerjaan pembangunan cekdam, akhirnya TPT jebol dan roboh. Derasnya curah hujan di hari Jumat malam (11/10) menyebabkan debit arus sungai Sitorang meningkat dan meluap sangat deras hingga mengikis dan menggerus tanah pada tepian tanggul. Akibatnya tanggul sungai hancur dan jebol hampir setengah dari ruas badan tanggul saat itu. Tak sampai disitu kembali hujan turun dengan derasnya di Sabtu malam/malam Minggunya, (12/10) mulai dari tengah malam hingga pagi subuh di hari Minggu, (13/10). Dengan curah hujan yang hampir semalaman itu mengakibatkan dibit air aliran sungai Sitorang kembali semakin meningkat dan arusnya makin deras. Karena tanggul sudah jebol setengah sebelumnya, pada akhirnya malam itu seluruh tanggul menjadi jebol dan memutus total jalan penghubung dua kecamatan, desa Sitorang kecamatan Silaen dan desa Narumonda VIII kecamatan Siantar Narumonda. Walaupun tanggul sudah jebol dan putus total warga masih beruntung karena air aliran sungai tidak masuk mengalir membanjiri lahan persawahan milik warga desa Dua kecamatan yang ditanami jagung dan tinggal menunggu masa panen. Air tidak membanjiri kebun jagung milik warga dikarenakan dibit air telah berkurang serta curah hujan menurun. Kepala Desa Narumonda VIII Hotler Marpaung mengungkapkan, sebelumnya pihaknya sudah menegur agar pasir ditepi tanggul jangan selalu dikeruk dan dihentikan. "Serta menyarankan supaya secepatnya dikerjakan menyelesaikan pembangunan khususnya tepian tanggul. Bila terlalu lama dikwatirkan tanggul akan jebol, mengingat cuaca sudah musim hujan dan arus sungai sewaktu waktu pasti meluap besar dengan sangat deras yang pada akhirnya akan menjebol tanggul," ucap Hotler Marpaung. Ternyata apa yang dikwatirkan, menjadi kenyataan, tanggul akhirnya jebol memutus total jalan penghubung dua kecamatan (Silaen dan Siantar Narumonda) yakni desa Narumonda VIII kecamatan Siantar Narumonda dengan desa Sitorang Kecamatan Silaen. Camat Silaen Tumpak Panjaitan saat dikonfirmasi via telefon selulernya Rabu, (16/10/2024) mengatakan, begitu mengetahui kejadian tanggul sungai Aek bolon Desa Sitorang jebol pada hari Senin lalu, (14/10) bersama Kapolsek Silaen langsung turun untuk meninjaunya. "Kita meminta pihak pemborong proyek Cekdam aliran sungai Aek bolon Sitorang secepatnya melakukan perbaikan dan mengantisipasi air sungai jangan sampai meluap membanjiri lahan persawahan milik warga desa dari dua kecamatan di lokasi kejadian. Dimana saat ini lahan sawah tersebut sedang ditanami jagung dan tinggal menunggu masa panen," ujarnya. Lanjutnya, pihak pemborong berjanji akan secepatnya melakukan penanganan perbaikan denganengunakan karung di isi pasir serta di cerocok bambu dan ditimbun tanah menutup tanggul yang jebol. "Kita akan pantau terus perkembangannya supaya jangan sampai masyarakat gagal tanam padi mengingat waktu turun kesawah sudah dekat. Tanggul itu harus mereka perbaiki secepatnya, kita tidak mau ada masalah dengan warga desa karena jebolnya tanggul sungai. Jalan yang sebelum jebol sudah aspal harus mereka perbaiki kalaupun tidak diaspal setidaknya harus dicor untuk mengembalikan kondisi fisik jalan untuk lebih baik di lintasi warga desa," tandasnya.

Infografis Cabjari Porsea

Tweeter Cabjari Porsea

Instagram Cabjari Porsea

Polling