Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
Hubungi Kami
Kamis, 09 Juli 2026

Stabil di Atas HPP, Harga Padi Dongkrak Kesejahteraan Petani di Kabupaten Toba
Oleh Admin | Kamis, 22 Januari 2026
Bagikan :

Kamis, 22 Januari 2026 bertempat di Beberapa Kecamatan di Toba, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Harga gabah padi di Toba kini tercatat tinggi di kisaran Rp7.800–Rp8.000 per kilogram, di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500, sehingga kondisi ini membuat ekonomi petani padi di wilayah tersebut lebih stabil dan mampu memenuhi kebutuhan keluarga dibandingkan tiga tahun sebelumnya. Petani padi di sejumlah kecamatan di Kabupaten Toba seperti Porsea, Siantar Narumonda, Parmaksian, dan Narumonda menjadi pihak yang terlibat langsung dalam fenomena harga padi yang relatif tinggi dalam tiga tahun terakhir dan berimbas pada kondisi ekonomi mereka.

Beberapa petani menjelaskan bahwa sejak tiga tahun terakhir harga padi lebih stabil dan tinggi karena toke (para tengkulak) kini bersaing dengan harga acuan pemerintah, berbeda dengan sebelumnya ketika harga sering ditentukan sepihak dengan penurunan di bawah HPP pada musim panen. Awalnya, para toke sering menurunkan harga padi secara signifikan pada musim panen sehingga petani sulit menutupi biaya produksi termasuk pupuk. Namun dalam tiga tahun terakhir, penetapan harga gabah pemerintah menjadi acuan sehingga toke bersaing menawarkan harga yang lebih tinggi, sehingga pendapatan petani naik dan utang petani dengan toke menjadi tidak separah dulu. Meski demikian, beberapa kendala seperti kurangnya ketersediaan pupuk subsidi dan cuaca yang tidak stabil tetap dialami petani.

#HargaPadi #PetaniToba #EkonomiPetani #Pertanian #HargaGabah #SumateraUtara #KomoditasPangan

Infografis Cabjari Porsea

Tweeter Cabjari Porsea

Instagram Cabjari Porsea

Polling