Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
Hubungi Kami
Rabu, 08 April 2026

Ratusan Buruh TPL Demo Manajemen, Tuntut Kepastian dan Keadilan Pesangon PHK
Oleh Admin | Kamis, 05 Maret 2026
Bagikan :

Rabu, 04 Maret 2026 bertempat di Sosor Ladang, Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Peristiwa ini adalah aksi unjuk rasa damai yang digelar oleh para buruh PT TPL pada tanggal 3 Maret 2026 untuk menyampaikan tuntutan mereka terkait kebijakan besaran pesangon atas kemungkinan PHK massal yang tengah dibahas. Aksi berlangsung di depan area pintu masuk pabrik, di mana massa buruh berkumpul sambil menyampaikan orasi dan menyanyikan lagu kebangsaan sebagai bentuk protes terhadap ketidakpastian nasib mereka akibat perubahan operasional perusahaan. Dalam peristiwa ini, yang turun ke jalan bukan sekadar sekelompok orang, melainkan ratusan hingga lebih dari seribu karyawan dan buruh PT Toba Pulp Lestari (TPL) yang mengenakan seragam kerja dari berbagai sektor pabrik terlihat berkumpul di gerbang pabrik di Parmaksian, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Mereka datang bersama perwakilan serikat buruh serta tokoh koordinasi aksi seperti Pangeran Marpaung, yang menyuarakan aspirasi mereka kepada pihak manajemen yang diwakili oleh Direktur dan beberapa anggota direksi perusahaan.

Aksi demo ini muncul karena ketidakpastian hak pesangon dan nasib kerja para karyawan setelah pencabutan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) yang berdampak pada operasi perusahaan. Para buruh merasa kebijakan pesangon yang ditawarkan perusahaan — yaitu hitungan pesangon sebesar 0,5 kali masa kerja — tidak adil dan tidak sesuai dengan peraturan yang mereka harapkan, sehingga mereka menuntut agar besaran pesangon dihitung sebesar 1,75 kali masa kerja sesuai PP 35 tahun 2021. Perbedaan pandangan ini memicu mereka untuk turun ke jalan demi menagih kepastian hak mereka jika pemutusan hubungan kerja benar-benar terjadi. Aksi dimulai sejak pagi hari pada Selasa, 3 Maret 2026, ketika ratusan buruh berkumpul di pintu masuk PT TPL mengenakan atribut kerja sektor masing-masing dan mulai melakukan orasi. Mereka sempat menyanyikan Indonesia Raya sebagai simbol persatuan dalam tuntutan mereka. Para perwakilan buruh kemudian melakukan dialog dengan pihak manajemen, termasuk Direktur dan pejabat perusahaan, namun pertemuan sebelumnya telah berakhir tanpa kesepakatan (deadlock). Selama aksi berlangsung, aparat kepolisian tampak berjaga menjaga ketertiban di lokasi aksi. Perwakilan manajemen berjanji untuk menyampaikan aspirasi tersebut ke pihak yang lebih tinggi dan merespons dalam beberapa hari ke depan.

#DemoBuruh #TPL #Pesangon #HakPekerja #PHK #Sumut #UnjukRasa #Ketenagakerjaan

Infografis Cabjari Porsea

Tweeter Cabjari Porsea

Instagram Cabjari Porsea

Polling