Senin, 11 Mei 2026, bertempat di Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Petani di Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba, menjadi pihak yang paling merasakan perubahan pola tanam padi dalam beberapa tahun terakhir. Salah seorang petani, Riana, menyampaikan bahwa para petani mulai menyesuaikan musim tanam sejak penggunaan padi unggul atau padi hibrida semakin banyak digunakan menggantikan padi lokal. Kondisi tersebut membuat masyarakat tani di Porsea harus beradaptasi dengan cuaca, ketersediaan air, hingga kebutuhan ekonomi keluarga, khususnya untuk biaya pendidikan anak-anak mereka. Petani di Kecamatan Porsea mengubah jadwal musim tanam padi yang sebelumnya dilakukan pada akhir tahun menjadi lebih awal atau dimulai sekitar Februari. Meski jadwal tanam berubah, panen raya tetap dipertahankan berlangsung pada Juni hingga Juli setiap tahunnya. Perubahan pola tanam tersebut dipengaruhi penggunaan padi unggul yang memiliki masa panen lebih cepat dibanding padi lokal.
Perubahan musim tanam dilakukan karena petani mulai beralih menggunakan padi unggul yang hanya membutuhkan waktu sekitar tiga bulan untuk dipanen. Berbeda dengan padi lokal yang membutuhkan waktu hingga enam sampai tujuh bulan. Selain itu, petani tetap mempertahankan panen raya pada Juni–Juli karena hasil panen biasanya dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, terutama biaya masuk sekolah anak. Di sisi lain, kondisi cuaca dan ancaman kekeringan juga menjadi alasan petani harus menyesuaikan jadwal tanam agar produksi pertanian tetap berjalan. Perubahan pola tanam terjadi secara bertahap sejak petani di Porsea mulai mengenal dan menggunakan benih padi unggul. Jika sebelumnya musim tanam dimulai pada Desember, kini para petani memilih memulai penanaman sekitar Februari agar masa panen tetap jatuh pada pertengahan tahun. Namun dalam pelaksanaannya, petani menghadapi kendala berupa kekeringan pada masa pembajakan dan penyemaian bibit akibat minimnya curah hujan. Bahkan pada tahun ini, sejumlah lahan pertanian di beberapa titik mengalami keterlambatan tanam hingga April karena kekurangan pasokan air, sementara sebagian petani lainnya terpaksa membatalkan penanaman.
#Porsea #KabupatenToba #PetaniPadi #MusimTanam #PanenRaya
Infografis Cabjari Porsea