Kenaikan harga terjadi di pasar tradisional Kabupaten Toba, salah satunya di Kecamatan Porsea, Sumatera Utara. Kondisi tersebut disampaikan Rikson pada Senin, 14 September 2026. Harga andaliman di pasar tradisional Kabupaten Toba mengalami kenaikan menjadi Rp100.000–Rp110.000 per kilogram. Sebelumnya, komoditas tersebut dijual sekitar Rp60.000–Rp65.000 per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada cabai merah keriting, dari Rp50.000 menjadi sekitar Rp55.000–Rp60.000 per kilogram.
Salah seorang pedagang di Pasar Tradisional Kecamatan Porsea, Rikson Aruan, mengatakan kenaikan harga andaliman terjadi karena harga pembelian dari pengepul juga meningkat. Menurut pengalaman tahun-tahun sebelumnya, harga andaliman biasanya mencapai titik tertinggi pada November hingga Desember
Harga andaliman naik karena tanaman endemik tersebut mulai memasuki musim sambang atau musim trek, yaitu periode ketika produksi mengalami penurunan drastis. Selain itu, pedagang harus membeli andaliman dari pengepul dengan harga yang sudah mencapai Rp80.000–Rp90.000 per kilogram.
Kenaikan harga terjadi secara bertahap dari harga normal Rp60.000–Rp65.000 menjadi Rp100.000–Rp110.000 per kilogram. Rikson memperkirakan harga berpotensi terus meningkat hingga November–Desember. Ia berharap harga tidak mencapai titik ekstrem hingga Rp500.000 per kilogram, seperti harga tertinggi yang pernah terjadi pada periode tertentu.
Infografis Cabjari Porsea