Minggu, 18 Januari 2026 bertempat di Sejumlah Desa di Kecamatan Porsea, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Para petani berharap stok pupuk subsidi stabil di musim tanam 2026 dan harga pupuk di kios sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Mereka juga mengeluhkan kenaikan harga pupuk di lapangan yang sering kali melebihi HET karena alasan biaya transportasi. Petani di Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba, yang menggantungkan kebutuhan pertaniannya pada pupuk subsidi dan berharap ketersediaan serta harga pupuk tetap stabil pada tahun 2026.
Harapan dan keluhan petani muncul karena selama ini terjadi fluktuasi harga pupuk di tingkat kios, serta kekhawatiran tentang kelangkaan pupuk saat musim tanam yang dapat mempengaruhi produktivitas pertanian. Mereka ingin pemerintah dan dinas terkait melakukan pengawasan agar harga pupuk tidak dimainkan oleh pihak tertentu seperti kios dan kelompok tani. Petani di Porsea menyampaikan harapannya secara langsung kepada media, dengan menyebutkan kondisi harga pupuk saat ini (misalnya NPK Rp1.840/kg, Urea Rp1.360/kg, dan pupuk organik Rp1.360/kg) serta contoh kenaikan harga di lapangan yang hingga Rp20.000–Rp30.000 per zak karena alasan biaya transportasi. Mereka meminta pengawasan yang lebih ketat dari dinas terkait untuk memastikan harga pupuk sesuai dengan ketentuan HET pemerintah.
#PetaniPorsea #PupukSubsidi2026 #PertanianToba #KetahananPangan #SumutNews
Infografis Cabjari Porsea