Kamis, 18 Juli 2024 bertempat di Kantor DPRD dan Bupati Toba, Balige, Toba Samosir, Sumatera Utara. Puluhan Atlet Kabupaten Toba dari Cabang Olahraga (cabor) Sambo didampingi pelatih dan Ketua Perkumpulan Cabang Olahraga Sambo Indonesia (Persambi) Atlet sambo beserta pelatih dan ketua Persambi melakukan aksi damai di kantor DPRD dan Bupati Toba . Para atlet tidak dapat mengikuti kejurnas di Salatiga karena kurangnya dana yang di hibahkan pemerintah kepada KONI Toba. Ketua Persambi Toba, Ramli Aruan dalam orasinya menyampaikan agar pemerintah dalam hal ini Bupati Toba diharapkan membuat kebijaksanaan dalam mendukung atlet Sambo untuk mengikuti Kejurnas di Salatiga.Ramli juga meminta kepada DPRD Toba kiranya ambil bagian dalam mendukung atlet Toba yang berprestasi di tiap-tiap cabor yang ada. Agar dalam rapat pembahasan nantinya anggaran yang dibutuhkan atlet kedepannya dapat ditampung. Anggota DPRD Toba, Frans Hendrik Tambunan mengatakan untuk menindaklanjuti agar membuat surat agar dibuatkan RDP. Karena yang berkompeten menjawab permasalahan ini adalah Komisi C di DPRD Toba. “Saran saya, Bupati dan Wakil Bupati dapat mengambil kebijakan dalam hal ini. Ada perusahaan-perusahaan besar di Toba melalui CSR, banyak cara untuk menanggulangi agar tidak terjadi seperti ini. Disini saya hanya mewakili dari DPRD untuk menampung seluruh aspirasi yang disampaikan tadi. Nanti di RDP akan kita pertanyakan kepada Ketua Koni-nya mengapa bisa terjadi seperti ini. Atas perintah pimpinan nanti ini akan di bahas oleh Komisi C,” ucapnya usai menerima massa yang melakukan aksi damai.Sekda Toba, Augus Sitorus menyampaikan terkait dalam memberangkatkan atlet membutuhkan banyak biaya. Namun kesediaan anggaran yang di hibahkan pemerintah kepada KONI Toba hanya menyanggupi sedikit, sehingga tidak dapat mencukupi biaya keberangkatan. “Kedepannya akan mengevaluasi agar tidak terjadi hal seperti ini. Kita akan minta Koni dan Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Olahraga supaya kedepan rencana keuangan seluruh cabang olahraga bisa di sempurnakan agar tidak terjadi kepada atlet yang tidak bisa berangkat untuk bertanding,” pungkasnya.
Infografis Cabjari Porsea