Selasa, 20 Januari 2026 bertempat di Pasar Porsea, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Para pedagang kuliner di Kabupaten Toba mengalami penurunan omzet yang signifikan selama setahun terakhir. Reza Siregar menyatakan jumlah porsi yang terjual per hari turun drastis dari sekitar 200 porsi menjadi hanya sekitar 140–150 porsi sehari. Pedagang kuliner di Kabupaten Toba menjadi pihak yang terdampak, salah satunya Reza Siregar, pedagang bubur sumsum dan bubur kacang hijau di Kecamatan Porsea. Selain itu, sejumlah pedagang gorengan dan kuliner kecil lainnya di wilayah Toba juga merasakan penurunan omzet usaha mereka.
Menurut para pedagang, penurunan omzet terjadi karena kondisi ekonomi masyarakat yang dinilai sedang sulit, sehingga daya beli masyarakat menurun khususnya sejak tahun 2025. Selain itu, ada juga pengakuan bahwa program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan efisiensi anggaran dinilai turut mengurangi perputaran ekonomi di tingkat lokal. Penurunan omzet dirasakan secara langsung di lapangan, di mana pelanggan yang biasanya membeli kuliner setiap hari menjadi berkurang. Pedagang merasa jumlah pembeli semakin turun karena kondisi ekonomi dan kebijakan tertentu, sehingga membuat mereka kesulitan mempertahankan penjualan seperti sebelumnya.
#PedagangKuliner #Toba #OmzetTurun #Ekonomi #UMKM #DayaBeli #Porsea
Infografis Cabjari Porsea