Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
Hubungi Kami
Kamis, 09 Juli 2026

BBWSS II Tidak Peduli, Puluhan Tahun Endapan Sedimen dan Sampah Menggunung Di Ruas Aliran Sungai Asahan Porsea
Oleh Admin | Senin, 15 Desember 2025
Bagikan :

Minggu, 14 Desember 2025 bertempat di Kelurahan Patane III, Porsea, Toba Samosir, Sumatera Utara. Peristiwa ini melibatkan Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera II (BBWSS II), Perum Jasa Tirta I Toba-Asahan, Pemerintah Kecamatan Porsea, tokoh masyarakat setempat, serta warga Kelurahan Pasar Porsea dan Patane III yang terdampak langsung kondisi sungai tersebut. Terjadi penumpukan sedimen lumpur, pasir, dan sampah di aliran Sungai Asahan, tepatnya di bawah Jembatan Porsea, yang dibiarkan bertahun-tahun tanpa normalisasi sehingga aliran sungai menyempit dan dikeluhkan warga karena berpotensi menimbulkan dampak lingkungan. Hal ini terjadi karena aliran sedimen dan sampah dari anak Sungai Mandosi terus terbawa arus saat hujan, sementara normalisasi tidak pernah dilakukan akibat alasan keterbatasan akses ke lokasi serta minimnya penanganan dari instansi terkait selama bertahun-tahun.


Peristiwa ini terjadi secara bertahap selama puluhan tahun, ketika material sedimen berupa lumpur dan pasir serta sampah rumah tangga terus terbawa dari anak Sungai Mandosi menuju Sungai Asahan, khususnya saat hujan deras mengguyur wilayah Porsea. Endapan tersebut kemudian menumpuk di bawah Jembatan Porsea tanpa pernah dinormalisasi. Warga menilai kondisi ini dibiarkan begitu saja. Camat Porsea, Edward Sidabutar, menyebut sudah berulang kali mengusulkan penanganan, namun belum ditindaklanjuti. “Endapan ini sudah lama sekali, tapi tidak pernah dibersihkan,” ujarnya, seraya menyayangkan sikap instansi terkait yang dinilai kurang peduli terhadap dampak lingkungan dan keselamatan masyarakat.

Infografis Cabjari Porsea

Tweeter Cabjari Porsea

Instagram Cabjari Porsea

Polling